Pendahuluan
Docker menjadi salah satu teknologi yang hampir wajib digunakan oleh administrator server modern. Dengan Docker, aplikasi dapat dijalankan dalam container yang terisolasi sehingga proses deployment menjadi lebih cepat, konsisten, dan mudah dikelola.
Pada artikel ini saya akan membagikan langkah-langkah instalasi Docker pada Ubuntu Server 24.04 LTS yang digunakan pada lingkungan virtualisasi Proxmox VE. Setup ini nantinya akan digunakan untuk menjalankan berbagai layanan seperti WordPress, Nginx Proxy Manager, BookStack, OpenWebUI, dan aplikasi lainnya.
Mengapa Menggunakan Docker?
Sebelum masuk ke proses instalasi, berikut beberapa keuntungan menggunakan Docker:
- Deployment aplikasi lebih cepat
- Tidak perlu instalasi manual yang rumit
- Mudah melakukan backup dan migrasi
- Mempermudah update aplikasi
- Mengurangi konflik dependency antar aplikasi
Karena alasan tersebut, Docker menjadi pilihan utama saya untuk membangun berbagai layanan pada server Linux.
Spesifikasi Environment
Pada tutorial ini saya menggunakan:
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Hypervisor | Proxmox VE |
| Sistem Operasi | Ubuntu Server 24.04 LTS |
| Akses | User dengan sudo |
| Koneksi | Internet aktif |
Update Sistem Terlebih Dahulu
Sebelum menginstal Docker, lakukan update package sistem:
sudo apt update
sudo apt upgrade -y
Proses ini bertujuan untuk memastikan seluruh package berada pada versi terbaru.
Install Dependency Docker
Install beberapa package yang diperlukan:
sudo apt install -y ca-certificates curl gnupg
Package tersebut digunakan untuk proses verifikasi repository resmi Docker.
Menambahkan Repository Resmi Docker
Buat direktori keyring:
sudo install -m 0755 -d /etc/apt/keyrings
Download GPG Key Docker:
curl -fsSL https://download.docker.com/linux/ubuntu/gpg | sudo tee /etc/apt/keyrings/docker.asc > /dev/null
Tambahkan repository Docker:
echo \
"deb [arch=$(dpkg --print-architecture) signed-by=/etc/apt/keyrings/docker.asc] https://download.docker.com/linux/ubuntu \
$(. /etc/os-release && echo "$VERSION_CODENAME") stable" | \
sudo tee /etc/apt/sources.list.d/docker.list > /dev/null
Install Docker Engine
Update repository:
sudo apt update
Install Docker:
sudo apt install -y docker-ce docker-ce-cli containerd.io docker-buildx-plugin docker-compose-plugin
Tunggu hingga proses instalasi selesai.
Verifikasi Instalasi Docker
Cek versi Docker:
docker --version
Contoh output:
Docker version 28.x.x
Cek Docker Compose:
docker compose version
Contoh output:
Docker Compose version v2.x.x
Jika kedua perintah berhasil dijalankan, maka instalasi Docker telah berhasil.
Menjalankan Container Pertama
Untuk memastikan Docker bekerja dengan baik, jalankan container test:
docker run hello-world
Jika berhasil, akan muncul pesan:
Hello from Docker!
Pesan tersebut menandakan Docker Engine berjalan normal.
Menjalankan Docker Tanpa Root (Opsional)
Tambahkan user ke grup Docker:
sudo usermod -aG docker $USER
Kemudian logout dan login kembali.
Setelah itu Docker dapat dijalankan tanpa menggunakan perintah sudo.
Contoh:
docker ps
Perintah Docker Dasar
Berikut beberapa perintah yang sering digunakan:
Melihat container aktif:
docker ps
Melihat semua container:
docker ps -a
Melihat image:
docker images
Menghentikan container:
docker stop nama-container
Menjalankan container:
docker start nama-container
Kesimpulan
Docker merupakan solusi modern untuk menjalankan berbagai aplikasi pada server Linux dengan lebih mudah dan efisien. Pada tutorial ini kita telah berhasil menginstal Docker Engine dan Docker Compose pada Ubuntu Server 24.04 LTS.
Setelah Docker berhasil terpasang, langkah berikutnya adalah melakukan deployment aplikasi menggunakan container. Pada artikel selanjutnya saya akan membahas cara menginstal Nginx Proxy Manager menggunakan Docker sebagai reverse proxy untuk berbagai layanan yang berjalan di server.
